Backup Otomatis melalui SSH

Konsep dari tulisan ini adalah untuk dapat mengkompres sebuah direktori yang ingin dibackup menjadi file tar.gz yang penamaannya sesuai tanggal backupnya (misal : backup-01092014.tar.gz, backup-02092014.tar.gz), kemudian file backup tersebut akan dikirim dan disinkronisasikan ke server backup khusus menggunakan rsync dan ssh, serta tidak lupa seluruh proses tersebut dijadwalkan dengan crontab agar dapat dieksekusi secara otomatis setiap hari.

Topologi :

Server utama (192.168.100.3) ——— (192.168.100.1) Server backup

1. Pertama, pastikan kedua buah server sudah terinstall ssh :

[email protected]:~$ sudo apt-get install ssh
[email protected]:~$ sudo apt-get install ssh

2. Kemudian kita harus membuat agar server utama tidak perlu lagi memasukkan password setiap ingin meremote server backup via ssh. Ini untuk membuat rsync dapat melakukan pengiriman file via ssh ke server backup nantinya.

Dari Server Utama eksekusi perintah berikut :

[email protected]:~$ ssh-keygen

Jika diminta memasukkan apapun, jangan diisi apa-apa. Tekan Enter saja terus sampai selesai.

3. Setelah itu kirimkan file id_rsa.pub ke Server Backup :

[email protected]:~$ cd
[email protected]:~$ scp .ssh/id_rsa.pub [email protected]:

4. Sekarang pindahlah ke Server Backup, kemudian eksekusi perintah berikut :

[email protected]:~$ cat id_rsa.pub >> ~/.ssh/authorized_keys

Jika muncul error ~/.ssh/authorized_keys: No such file or directory , itu berarti Server Backup kalian belum pernah menggunakan ssh sama sekali sebelumnya. Kalian tinggal membuat direktorinya secara manual :

[email protected]:~$ mkdir ~/.ssh
[email protected]:~$ chmod 700 ~/.ssh

Setelah itu ulangi perintah : cat id_rsa.pub >> ~/.ssh/authorized_keys . Jika tidak muncul peringatan error lagi, maka berarti sudah berhasil. Lalu jangan lupa restartlah service ssh kalian :

[email protected]:~$ sudo service ssh restart

5. Selanjutnya, kalian perlu membuat direktori tempat menyimpan file-file backupnya :

[email protected]:~$ sudo mkdir /backup
[email protected]:~$ sudo chown rizal:rizal /backup/

6. Pindahlah lagi ke komputer Server Utama. Kemudian cobalah untuk meremote Server Backup, seharusnya kalian tidak akan diminta password lagi sekarang :

[email protected]:~$ ssh [email protected]

Jika sudah exit saja :

[email protected]:~$ exit
[email protected]:~$

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + 8 =